
Hari ini, seluruh dunia hingar bingar menyambut hari untuk buruh, 1 Mei dan setiap orang menyebutnya May Day! Parade? Demonstrasi, Hari Libur Nasional, Hari Bebas Bekerja, atau Tarian Mengelilingi Tiang Berhiaskan Untaian Bunga? Apa yang terbersit di benak sahabat-sahabat Mawar Merah? Tergantung sahabat-sahabat Mawar Merah tinggal?
Kisah lain tak kalah menariknya, di zaman Roma kuno, hari pertama bulan Mei jatuh pada festival Floralia, dinamai demikian untuk menghormati Flora, dewi musim semi dan bunga. Itulah waktu untuk bernyanyi, menari, dan mengadakan parade bunga. Para pelacur Romawi khususnya menikmati festival ini, karena mereka menganggap Flora sebagai dewi pelindung mereka.
Pada waktu orang Romawi menaklukkan negeri-negeri lain, mereka memperkenalkan adat istiadat dan tradisi mereka. Akan tetapi, di negeri-negeri Keltika, orang Romawi mendapati bahwa hari pertama bulan Mei telah dirayakan sebagai festival Beltane. Pada malam sebelum tanggal satu Mei, semua api dipadamkan, dan ketika matahari terbit, orang-orang menyalakan api unggun di puncak bukit-bukit atau di bawah pohon-pohon keramat untuk menyambut kehidupan yang diperbarui. Mereka membawa ternak ke padang rumput, dan memohon kepada dewa-dewi untuk melindungi ternak itu. Tidak lama kemudian, Floralia menyatu dengan Beltane dan menjadi festival May Day. » Read the rest of this entry «

























